Pengertian Pendidikan dari Beragam Sudut Pandang

0
235
pengertian pendidikan

Pendidikan merupakan hal penting bagi kamajuan zaman. Selain untuk menambah wawasan pengetahuan dan meningkatkan kinerja otak, juga bisa menjadi sebuah cara untuk menaikkan status sosial seseorang. Namun, apakah Anda tahu pengertian pendidikan secara detail?

Pengertian Secara Umum

Secara umum, pendidikan adalah sebuah perencanaan yang dilakukan oleh perseorangan atau kelembagaan dengan tujuan menambah kualitas intelektualitas. Juga sebagai sarana untuk menggali dan mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka.

Pendidikan dalam bahasa Inggris disebut dengan Education berasal dari kata “E” berarti perkembangan dari dalam ke luar dan “duco” yang memiliki arti sedang berkembang. Dengan begitu, dapat ditarik kesimpulan bahwa pendidikan adalah sebuah usaha untuk mengembangan diri.

Tidak hanya sebagai sarana penunjang mutu intelektualitas, pendidikan juga mempunyai andil cukup besar dalam kestabilan emosi, pengendalian diri, tingkat spiritualitas individu, ketrampilan untuk bersosialisasi serta pembentukan karakter kepribadian yang bermartabat.

Dalam pelaksanaanya, pendidikan dilakukan oleh individu ataupun masyarakat secara sistematis, terstruktur serta dilandasi oleh kesadaran akal sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk memajukan taraf hidup agar mengalami perkembangan yang lebih baik lagi. 

Pengertian Pendidikan Menurut para Ahli

Terdapat berbagai macam pengertian pendidikan dari berbagai macam sudut pandang yang telah dijadikan teladan dan pedoman dalam merealisasikan tujuannya, berikut merupakan pengertiannya menurut para ahli:

1. Ki Hajar Dewantara

Telah banyak diketahui oleh masyarakat bahwa Ki Hajar Dewantara adalah tokoh yang memiliki andil cukup besar dalam memajukan pendidikan di Indonesia.Bahkanhari lahir pendiri sekolah Taman Siswa ini diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara mengatakan bahwa pengertian pendidikan adalah suatu daya upaya untuk memajukan budi pekerti, seperti karakter ataupun kekuatan batin, pikiran atau intelektualitas, dan juga jasmani anak-anak yang selaras dengan alam serta pada masyarakatnya.

Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan tersebut dilakukan dengan tujuan peningkatan ketrampilan penguasaan diri dan juga humanisasi atau memanusiakan manusia. Dengan begitu, akan terbentuk karakter kepribadian yang baik.Sehingga, kehidupan yang beradab akan semakin mudah dijangkau.

2. John Dewey

John Dewey dikenal sangat erat kaitannya dengan filsafat, serta kritik-kritik dan pandangannya tentang pendidikan tradisional.Di mana guru menjadi pusat intelegensi dan proses pembelajarannya hanya berada di dalam kelas.

John Dewey mengatakan bahwa pendidikan adalah suatu proses perubahan untuk memberbaharui suatu masyarakat.Beliau berpendapat bahwa kunciuntuk mengubah kualitas dari sumber daya manusia berada dalam pendidikan yang baik.

Selain itu, John Dewey juga mengatakan bahwa lebih baik melatih dan memperbaiki pola pikir manusia. Ini digunakan untuk memecahkan berbagai problema yang dihadapi daripada menjejalinya, dengan beragam macam formulasi teoritis yang tidak dapat direalisasikan manfaatnya.

3. Paulo Freire

Paulo Freire adalah seorang tokoh pendidikan yang berasal dari Brazil. Dia menciptakan cukup banyak kontroversi melalui kritik-kritik serta tentang sistem pembelajaran di sana.Selain itu, juga memiliki beberapa banyak gagasan penting tentang pendidikan kepada kaum tertindas.

Pengertian pendidikan menurut pandangan Paulo Freire, merupakan suatu usaha untuk mengembalikan fungsinya, sebagai sarana yang dapat membebaskan manusia dari beragam macam bentuk penindasan yang tidak manusiawi.

Bagi Paulo Freire, pembelajar dan guru memiliki kedudukan yang setara. Pendidikan harus berfokus pada manusia agar bisa mendekat pada realitas diri, membawa ke dalam kehidupan yang bermartabat dan berkualitas.

4. Prof. Dr. Mahmud Yunus

Prof. Yunus adalah salah satu tokoh pendidikan Indonesia yang berjiwa baja ketika memperjuangkan masuknya agama islam dalam konsep mata pelajaran di sekolah. Selain itu, beliau adalah sosok yang merintis berdirinya Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN)

Beliau mengungkapkan bahwa pengertian pendidikan adalah suatu bentuk pengaruh yang didasari dari ragam pengaruh terpilih berdasarkan tujuan untuk membantu anak-anak agar dapat berkembang dengan baik, baik secara fisik, akal dan juga moral.

Dengan begitu, dapat ditarik kesimpulan bahwa pendidikan menurut Prof. Dr. Mahmud Yunus adalah suatu kegiatan untuk menyiapkan dan melatih intelektualitas, akal dan moralitas anak-anak.Ini dikarenakan nantinya mereka dapat menjalani kehidupan yang bermartabat.

5. John Stuart Mill 

John Stuart Mill adalah sosok penggagas kebebasan pendidikan dari London, Inggris. Beliau juga terkenal sering menyampaikan banyak kritik mengenai kesenjangan keterjangkauan pendidikan yang ada di daerahnya. 

Beliau berpendapat pendidikan itu merupakan segala hal yang akan atau telah dikerjakan oleh seseorang untu dirinya sendiri, ataupun dikerjakan oleh orang lain kepadanya dengan tujuan mendekatkan kepada tingkat kesempurnaan.

Konsep Dasar Pendidikan Indonesia

Banyak hal yang dapat dipelajari dari pengertian pendidikan dengan beragam sudut pandang, salah satunya adalah memahami pentingnya kesesuaian dan ketepatan dalam proses pembelajaran. Berikut adalah konsep dasar pendidikan yang dapat memajukan generasi di Indonesia:

1. Konsep Dasar Historis dalam Pendidikan di Indonesia

Kronologi sejarah memiliki peran cukup penting dalam pengambilan keputusan dan kebijakan di masa mendatang nanti. Hal tersebut dapat terjadi karena setiap manusa mempunyai naluri untuk belajar dari berbagai kesalahan yang pernah dialaminya.

Begitu juga dengan pendidikan di Indonesia yang terus melakukan pembaruan.Beragam macam sistem dan kebijakan berasal dari berbagai evaluasi kesalahan yang pernah dilakukan pada waktu lampau.

Pendidikan yang tidak melihat masa lalunya akan sulit untuk melakukan evaluasi dan pembenahan. Untuk memperbaikiserta meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermartabat dan sesuai harapan bangsa.

2. Konsep Dasar Sosiologis dalam Pendidikan di Indonesia

Kesesuaian budaya dan kondisi sosial juga merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan sebelum mengambil langkah dalam dunia pendidikan. Hal tersebut bertujuan untuk menyiapkan masyarakat agar mampu menerima pembaruan pendidikan yang berbeda dengan sebelumnya

3. Konsep Dasar Ekonomis dalam Pendidikan di Indonesia

Pembiayaan adalah faktor pemegang peran besar dalam penyelenggaraan pembelajaran di Indonesia. Penaksiran dan perencanaan dana yang tepat tentu saja akan meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan.

Auditing atau pengawasan juga perlu dilakukan dengan cermat dan disiplin, agar kesesuaian anggaran pembelanjaan dengan fasilitas yang diterima oleh masyarakat. Terutama pihak yang membutuhkan untuk menikmati layanan pendidikan bisa seimbang

4. Konsep Dasar Politik dan Administrasi  dalam Pendidikan di Indonesia

Informasi dan bukti pasti dibutuhkan untuk menunjang perbaikan dan pembenahan sistem pendidikan di Indonesia.

Disini, administrasi berfungsi untuk menghadirkan berbagai macam dokumen penting yang nantinya bisa dijadikan bahan penunjang evaluasi.

Politik mempunyai peran penting untuk mengambil langkah keputusan atau beragam macam kebijakan berkaitan dengan pendidikan. Sistem politik yang baik dan tepat pasti akan menunjang terciptanya peningkatan kualitas pendidikan mumpuni.

5. Konsep Dasar Psikologis dalam Pendidikan di Indonesia

Selain sebagai media untuk melatih dan menyesuaikan karakter kepribadian, psikologi memiliki peranan penting untuk memotivasi, serta menghadirkan berbagai layanan yang berpotensi untuk memperbaiki sistem pendidikan saat ini.

Di atas adalah penjabaran pengertian pendidikan. Ini mungkin akan membantu Anda untuk lebih memahami beragam fungsi, serta tujuan dalam pemaknaan pembelajaran yang sebenarnya.

Demikian Pengertian Pendidikan dari Beragam Sudut Pandang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here